Suatu hari, mbak Tari bilang padaku kalo kakaknya habis operasi kanker payudara. Aku juga diperlihatkan obat yang diberikan untuk kakaknya.
Karena ditanya mengenai produk apa yang sebaiknya digunakan kakaknya, kusarankan 4 jenis produk (gamat, propolis/VCO Sauda, klorofil dan Kino). Kepada mbak Tari kujelaskan fungsi ke-empat produk dan kemungkinan manfaat yang akan diperoleh jika digunakan bersamaan.
Setelah dikonsumsi, luka bekas operasi terlihat menutup-rapat dengan baik, tidak ada air atau nanah. Wajah kakak mbak Tari terlihat segar. Walau begitu, rasa nyeri masih dirasakan.
Tidak berapa lama kemudian, mbak Tari bercerita bahwa orang yang menangani keadaan kakaknya di RS memuji bekas luka operasi dan memuji penampilan kakaknya yang sangat berbeda dengan kebanyakan penderita kanker payudara lainnya. Mbak Tari juga membandingkan bekas luka operasi; luka pada teman2 kakaknya tampak berair dan nanah mengalir keluar. Teman2 kakaknya mengetahui perbedaan ini tapi tetap menolak ketika ditawari produk yang digunakan kakaknya.
Mbak Tari juga cerita bahwa, kalo kemoterapi, pada hari itu juga kakaknya diperkenankan pulang. Sementara teman2 kakaknya harus menginap beberapa hari di RS. Jadi, kakak mbak Tari lebih tahan terhadap efek samping yang timbul akibat kemoterapi.
Mengetahui semua kondisi di atas, urusan rutinitas penggunaan produk kupercayakan pada mbak Tari.
Sayang sekali, beberapa bulan kemudian kakak mbak Tari dipanggil Tuhan.
(Blakangan mbak Tari cerita kalo beberapa minggu menjelang kakaknya "pergi", kakaknya tidak lagi menggunakan gamat yang menurut kami mesti selalu dikonsumsi kakaknya).
Catatan :
Kombinasi beberapa produk ini sebelumnya pernah digunakan untuk menanggulangi kanker pada ayahanda temanku di Brebes. Ketika kutanyakan pengaruhnya, temanku bilang kalau nyeri yang diderita ayahnya menjadi hilang pada hari ke-tiga.
Dalam hal menanggulangi benjolan dekat payudara pada penderita lainnya (di Klaten), kombinasi ini juga digunakan. Padaku si ibu ini bercerita kalau benjolan tersebut telah dinyatakan baik oleh dokter. Sampai sekarang dia tidak pernah mengeluh soal benjolan tersebut, ketika kutanya maupun ketika tidak kutanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar