Rabu, 28 April 2010

Spirulina

Pada zaman dahulu, penggunaan spirulina lebih ditujukan sebagai sumber protein dan vitamin. Spirulina mengandung 50-65% protein, kaya akan vitamin terutama vitamin B12 dan pro-vitamin (beta-karoten), mengandung mineral terutama besi, dan merupakan salah satu sumber gama-linolenic acid (GLA).

GLA merupakan suatu prekursor yang berperan dalam mengontrol sistem imunitas ubuh.

Spirulina platensis merupakan penghasil GLA.

Beta-karoten dilaporkan mampu meningkatkan aktivitas sel T Killer antitumor spesifik, dan ini berhubungan dengan aktivitas penghambatan pertumbuhan sel tumor.

Pada tubuh yang normal sebenarnya terdapat Beta-karoten. Jumlahnya menjadi berkurang pada kondisi tubuh sedang sakit.

Beberapa hasil studi pre-klinik dan studi kilinik menunjukkan bahwa spirulina mampu meningkatkan sistem imunitas, meningkatkan jumlah laktobasil intestinal, menurunkan efek nefrotoksik akibat logam2 berat dan obat2an, dan mempunyai efek proteksi terhadap radiasi.

Spirulina platensis dilaporkan mampu mengurangi efek samping (toksik) yang ditimbulkan akibat pemakaian obat2 kemoterapi pada penanganan kasus kanker.

Berdasarkan keterangan di atas, dapat dimengerti kenapa spirulina disarankan digunakan untuk anak2, untuk penderita kekurangan zat besi dan penderita (atau calonpenderita) tumor/kanker.

Gunakanlah spirulina untuk meningkatkan status gizi, meningkatkan sistem imun tubuh, menanggulangi kekurangan zat besi dan untuk menormalkan jumlah beta-karoten tubuh.

Tidak ada komentar: