Definisi "Sehat"
Para Pendiri World Health Organitation (WHO) pada tahun 1948 membuat definisi SEHAT sebagai berikut :
Physical, mental and Social well-being, not merely the absence of disease or infirmity
Dalam implementasinya, banyak sekali orang2 golongan the have, dengan segala kesuksesannya, tidak terbebas dari hambatan disease or infirmity.
Olah Raga
Unsur utama olah raga adalah peregangan tendon dan otot.
Olah raga atau gerak badan dapat dilakukan secara aerobik dan anaerobik.
Gerakan aerobik merupakan aktivitas yang berkaitan dengan gerakan yang berlangsung cukup lama dan membutuhkan ketahanan (endurance) serta menghasilkan zat oksigen dalam darah. Sedangkan gerakan anaerobik adalah aktivitas gerak dalam waktu singkat dan menghasilkan kekuatan (strength).Bagi para usia setengah baya dan usia lanjut, gerakan aerobik adalah lebih penting.
Olah raga bermanfaat untuk :
1. Meningkatkan kerja jantung dan paru2, dalam mengalirkan darah yang penuh oksigen ke bagian2 tubuh terutama otak.
2. Merenovasi sel2 tubuh yang telah kurang/tidak berfungsi dengan baik, termasuk otak. Proses perombakan sel lama yang telah layu dan pergantian/pertumbuhan sel baru terjadi secara aktif. Kontraksi otot berperan dalam menyeimbangkan kedua proses ini; melibatkan cytokine-6, cytokine-10 dan sel2 darah putih. Jika demikian halnya, maka olah raga dapat dikatakan sebagai suatu kedaan stress yang menyehatkan.
3. Meningkatkan sistem imunitas, menurunkan berat badan, regulasi insulin, pembakaran lemak, memperbaiki seksualitas, mencegah serangan jantung, strok, hipertensi, penyakit Alzheimer, kolesterol tinggi, depresi, dan membuat tidur menjadi terasa lebih baik.
Olah raga sebaiknya dilakukan setiap hari minimal 20 menit.
Istirahat/Relaksasi
Mari, jangan lupakan kegiatan istirahat/relaksasi.
Kegiatan regang-kendur harus terjadi secara seimbang. Otot yang semula meregang harus dikembalikan kepada keadaan kendur. Jika tidak, akan muncul rasa lelah yang pada akhirnya dapat menimbulkan rasa nyeri pada otot2 dan rasa yang tidak nyaman saat bergerak, misalnya pada otot-sendi bahu leher dan otot sendi pinggang-pinggul. Dan jika keadaan ini terjadi menahun, akan dapat menimbulkan perubahan struktur tulang dengan segala dampaknya.
Mari kita berolah raga setiap hari.
1 komentar:
Tapi jangan kelamaan.... betul tidak??? :D
Posting Komentar